Pelantikan 6 Hakim Agung MA

Bagir Manan pada saat pelantikan Hakim Agung: “JANGAN BICARA PENUMPUKAN PERKARA LAGI DI 2008”.

“Menjadi seorang Hakim Agung bukanlah hal yang mudah tapi membutuhkan proses yang panjang, untuk itu jabatan ini jangan sampai disia-siakan” ungkap Bagir saat pelantikan keenam hakim agung baru di ruang Prof. Mr. Dr. Kusumah Atmadja, gedung MA. Jakarta

“Dengan adanya enam Hakim Agung baru ditambah empat puluh lima Hakim Agung yang lama, di tahun 2008 nanti jangan bicara lagi tentang penumpukan perkara” ungkap ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. Bagir Manan, SH, MCL saat melantik enam Hakim Agung baru di gedung MA. (15/08). Pada hari Rabu ini merupakan hari yang ditunggu-tunggu, para Calon Hakim Agung yang sejka lama dipilih oleh Komisi Yudisial (KY), hari ini dilantik menjadi Hakim Agung.

Pelantikan Hakim Agung ini berdasarkan Keppres Nomor. 67/P/2007 Tentang pelantikan Hakim Agung tertanggal 23 Juli 2007.

Bagir Manan mengatakan bahwa jumlah Hakim Agung yang disepakati oleh KY dan DPR sejak tahun 1985 sebanyak 51 orang dan jumlah itu seimbang dengan jumlah perkara yang masuk di MA. Bagir menambahkan, bahwa gedung MA memang dirancang untuk menampung Hakim Agung sebanyak 51 orang dan tidak bisa ditambah lebih banyak lagi.

Daftar nama keenam Hakim Agung yang baru dilantik

No

Nama

Jabatan Sebelumnya

1 H. M Hatta Ali, SH, MH Direktur Jenderal  Badan Peradilan Umum
2 Drs. H. Muchtar Zamzami, SH, MH Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru
3 M. Zahruddin Utama Ketua Pengadilan Tinggi Manado
4 Muhammad Saleh Wakil Ketua Pengadilan  Tinggi Tanjung Karang , Lampung
5 Prof. Dr. H. Abdul Gani Abdullah, SH Guru Besar UIN Bandung
6 Prof. Dr.  Komariah E Supardjaja Guru Besar Fakultas Hukum, Universitas Padjajaran

Dalam pidatonya Bagir mengatakan dari keenam Hakim Agung yang baru ini, empat berasal dari Hakim karir dan dua dari non karir. “Dengan pengalaman yang panjang dan keahlian yang dimiliki masing-masing, putusan MA harus memiliki mutu putusan yang lebih baik” ungkap Bagir. “Hakim Agung merupakan jabatan diam, jadi Hakim Agung tidak boleh memberikan jawaban mengenai putusan kepada publik, tapi boleh membuat catatan-catatan kecil tentang putusan buat sendiri. Kata Bagir.

“ Biarlah pandangan publik yang menilai putusan perkara tersebut” tegasnya. Keenam Hakim Agung yang baru dilantik ini akan menempati ruang yang sudah disediakan dan langsung bekerja seperti biasa dan bergabung bersama 45 Hakim Agung lainnya.

Bagir menerangkan, dengan jumlah hakim agung MA yang sekarang ini berjumlah 51 orang, akan bisa menyelesaiakan perkara yang ada di MA. “Tahun kemarin perkara yang masuk ke MA berjumlah 15.250 perkara dan pada bulan Januari sampai Juli ini ada 6.893 perkara yang masuk di MA” tandasnya.

Sumber : www.badilag.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: